Produksi sub sektor tanaman pangan merupakan produksi utama bagi ketahanan pangan pada umumnya dan kesejahteraan petani pada khususnya, karena bagi mayoritas keluarga petani ketersediaan dan keteraksesan pangan serta kebutuhan hidup penting lainnya bergantung pada ketersediaan produksi pangan untuk konsumsi keluarga dan untuk diperjualbelikan guna memperoleh uang tunai. Terkait dengan hal tersebut, berbagai upaya dan kecenderungan perbaikan yang diintrodusir melalui program pemerintah antara lain ekstensifikasi maupun intensifikasi serta diversifikasi yang tercermin dari informasi luas areal dan produksi tanaman pangan sumber karbohidrat (padi, jagung, kacang-kacangan, umbi-umbian) dan sumber protein nabati (sayur dan buah).
Potensi Tanaman Pangan di Desa Hane
| Tanaman Pangan | Uraian | Tahun | |
| 2014 | 2015 | ||
| Padi | Luas Panen (ha) | 64 ha | 64 ha |
| Produksi Gabah (ton) | |||
| Produktivitas (ton/ha) | |||
| Jagung | Luas Panen (ha) | 2619 ha | 2701 ha |
| Produksi (Ton) | |||
| Produktivitas (ton/ha) | |||
| Kacang Tanah | Luas Panen (ha) | ||
| Produksi (ton) | |||
| Produktivitas (ton/ha) | |||
| Kacang Hijau | Luas Panen (ha) | ||
| Produksi (ton) | |||
| Produktivitas (ton/ha) | |||
| Ubi Kayu | Luas Panen (ha) | 25 ha | 30 ha |
| Produksi (ton) | |||
| Produktivitas (ton/ha) | |||
| Ubi Jalar | Luas Panen (ha) | ||
| Produksi (ton) | |||
| Produktivitas (ton/ha) | |||